<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: di mana melodinya</title>
	<atom:link href="http://kunangkunangku.wordpress.com/2008/05/28/di-mana-melodinya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kunangkunangku.wordpress.com/2008/05/28/di-mana-melodinya/</link>
	<description>about anything the wind brings me</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Oct 2009 17:42:57 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: kunangkunangku</title>
		<link>http://kunangkunangku.wordpress.com/2008/05/28/di-mana-melodinya/#comment-307</link>
		<dc:creator>kunangkunangku</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2008 06:43:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kunangkunangku.wordpress.com/2008/05/28/di-mana-melodinya/#comment-307</guid>
		<description>ya, betul. itu sebagian dari tradisi dari sana.

mungkin memang baru tiba masanya ya tradisi itu muncul dan dieksplorasi.

tapi saya ingat juga ada seorang perempuan tua pemilik kedai minum di mississippi yang mengatakan kepada charles cob jr, dalam artikel di majalah national geographic, bahwa &quot;blues is fading away with young black folks [...] they&#039;ve let the rap take their culture away from them [...]&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ya, betul. itu sebagian dari tradisi dari sana.</p>
<p>mungkin memang baru tiba masanya ya tradisi itu muncul dan dieksplorasi.</p>
<p>tapi saya ingat juga ada seorang perempuan tua pemilik kedai minum di mississippi yang mengatakan kepada charles cob jr, dalam artikel di majalah national geographic, bahwa &#8220;blues is fading away with young black folks [...] they&#8217;ve let the rap take their culture away from them [...]&#8220;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Pelintas</title>
		<link>http://kunangkunangku.wordpress.com/2008/05/28/di-mana-melodinya/#comment-306</link>
		<dc:creator>Pelintas</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 01:01:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kunangkunangku.wordpress.com/2008/05/28/di-mana-melodinya/#comment-306</guid>
		<description>Diddy  hanya mengulang apa yang dilakukan nenek moyangnya dari Afrika sana yang berekspresi dalam bebunyian tanpa melodi ,hanya beat &amp; ritme.
Dan sepertinya itu komunal untuk suatu keperluan tertentu,bukan tipe untuk diresapi secara mendalam kegurihan irama (gak ada melodi ya ?)dan liriknya.

Wallahu&#039;alam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Diddy  hanya mengulang apa yang dilakukan nenek moyangnya dari Afrika sana yang berekspresi dalam bebunyian tanpa melodi ,hanya beat &amp; ritme.<br />
Dan sepertinya itu komunal untuk suatu keperluan tertentu,bukan tipe untuk diresapi secara mendalam kegurihan irama (gak ada melodi ya ?)dan liriknya.</p>
<p>Wallahu&#8217;alam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
