ada masanya ketika musik barat, dalam hal ini rock, tentu saja, bertemu dengan spiritualisme timur. lebih spesifik lagi: spiritualisme india. yang menancap kuat di dalam memori siapa pun yang mengikuti musik dari masa akhir 1960-an dan awal 1970-an pastilah the beatles.
ada satu nama yang kembali mengingatkan orang pada masa the beatles menengok ke timur itu karena berita mutakhirnya mengenai dirinya, yakni maharishi mahesh yogi. sang guru yang mempopulerkan meditasi di kalangan masyarakat barat ini diberitakan tutup usia tiga hari lalu di rumahnya di vlodrop, belanda. usianya diperkirakan 91 tahun.
maharishi (yang artinya sang saksi agung) mengajarkan apa yang disebut sebagai meditasi transendental, suatu teknik pemusatan pikiran dengan mengulang-ulang rapalan dalam kalimat sansekerta secara perlahan-lahan. praktek ini diyakini bisa membantu menjernihkan pikiran, memperbaiki kesehatan, meningkatkan kreativitas, dan (akhirnya) mencerahkan. kata maharishi, jika cukup banyak orang yang mempraktekkannya, dunia bakal hidup dalam damai.
berapa persisnya jumlah yang tergolong cukup itu, hanya maharishi yang tahu. yang jelas, ongkos latihannya (ini updated figure) us$ 2.500, atau bisa untuk belanja 125 cd jika per cd berharga us$ 20. dan maharishi sudah menjadi kaya karenanya, setelah mengajarkan teknik itu secara global sejak 1959. aset organisasinya mencapai us$ 3,5 miliar. silakan hitung sendiri berapa cd yang bisa diperoleh dengan uang segede ini.
the beatles bertemu dengan maharishi pada 1967. waktu itu keempat personel band asal liverpool ini, bersama mike love, vokalis the beach boys, penyanyi folk donovan, dan aktris mia farrow, memutuskan boyongan ke india untuk berguru dan mengatasi kecanduan mereka terhadap obat-obatan.
sudah menjadi catatan sejarah bahwa hubungan itu berakhir pahit. karena hilang kepercayaan pada maharishi, yang sebab-sebabnya memang belum tentu benar, the beatles meninggalkan latihan sebelum waktunya. john lennon melahirkan lagu sexy sadie, yang mewakili pendapatnya tentang pengalaman di india itu. tapi maharishi justru memetik popularitas.
pada masa itu maharishi sebenarnya tak sendirian. begitu pula the beatles, yang terpikat pada timur. ada guru lain yang juga berpengaruh. namanya sri chinmoy. muridnya juga dari kalangan musisi. yang kebetulan luas dikenal adalah larry coryell, john mclaughlin, dan carlos santana. kebetulan pula mereka sama-sama gitaris.
ketika bertemu dengan chinmoy untuk pertama kalinya pada 1970, mclaughlin bertanya tentang hubungan antara musik dan kesadaran spiritual. chinmoy menjawab bahwa yang terpenting adalah kesadaran seseorang, bukan apa yang dilakukannya. jika seseorang berprofesi sebagai musisi yang mencari pencerahan, katanya, musiknya “otomatis akan menjadi bagian dari usahanya” itu.
terkesan oleh jawaban chinmoy, mclaughlin, yang reputasinya sebagai gitaris jazz rock waktu itu sudah menjulang, antara lain berkat bantuannya bagi miles davis, memutuskan untuk menjadi muridnya. belakangan dia mengajak pula carlos santana, gitaris yang mempopulerkan ramuan rock dengan eleman musik latin.
dan bagian dari usaha mclaughlin untuk mencari pencerahan itu antara lain muncul dalam album grupnya, the mahavishnu orchestra dan shakti. dia juga berkolaborasi dengan santana, menghasilkan album berjudul love devotion surrender.
tidak ada komplain tentang hubungan guru dan murid itu –walaupun kini santana menanggalkan nama yang pernah diberikan oleh chinmoy, devadip (artinya pelita, cahaya, dan mata tuhan).
mungkin the beatles kala itu keliru memilih guru.
kalau ada yang tahu herbal liver mohon info ke sos.myliver@gmail.com. terima kasih